Memanusiakan Manusia Muda

INDONESIAKU INDONESIAMU INDONESIAKITA INDONISIANA

"INDONESIA NEGERIKU ORANGNYA LUCU-LUCU, macam-macam budayanya..."
Apa boleh dikata Indonesiaku ......
Memang bener syair TRIO KWEK-KWEK : "Indonesia negriku orangnya lucu-lucu, macam-macam budayanya..."
Sungguh lucu dan sekaligus memusingkan negeri ini, bagaimana tidak ....? Tapi kalau dipikir-pikir memang orang beda pendapat itu memang sah-sah saja, bahkan sebelum merdeka 17 Agustus 1945  alias masih dalam masa penjajahanpun sudah ada yang namanya perbedaan pendapat itu. Misalnya perbedaan dalam hal apa? banyak hal. Tapi saya hanya ingin menyoroti satu hal saja, yaitu sebagian orang suka kalau dijajah dan sebagian lain memberontak tidak mau dijajah, kelompok kedua itu kita anggap wajar, lalu bagaimana dengan kelompok yang pertama itu yang senang aja meskipun dijajah. Lho ... masak iya sih ada orang Indonesia seperti itu, ada ... buktinya dia membantu pemerintah penjajah untuk menangkap orang yang dianggap membangkang terhadap penjajah, menunjukkan orangnya bahkan kalau perlu memusuhi dan tidak jarang juga membunuh orang yang disebut oleh penjajah itu ekstrimis. iya...ya...??!
Ya yang jelas itu pasti tidak akan terulang lagi terjadi seperti kelompok pertama tadi, nah sekarang bagaimana setelah merdeka .....? apakah ada pro dan kontra atau berbeda pendapat setelah merdeka ? Jawabnya adalah sangat banyak perbedaan-perbedaan yang bahkan sangat rumit dan bisa menimbulkan perpecahan bangsa bila semua perbedaan yang dianggap masalah tersebut tidak diatasi dan segera mendapatkan jalan keluar.
Yang pasti kedaulatan Republik Indonesia adalah semua wilayah bekas jajahan Hindia Belanda, disamping Aceh dan DI Yogyakarta yang memang merelakan diri bergabung dengan NKRI. Ok itu tidak bisa lagi ada yang menggoyahkan rakyat Indonesia, lalu apalagi ? Ada 3 pilar yang menjadi lambang pemersatu negeri ini, yaitu Pancasila, UUD'45 beserta pembukaannya dan yang hingga saat ini telah mengalami amandemen, dan NKRI adalah harga mati.
Dalam perjalanan sejarahnya beberapa daerah memang berusaha untuk minta merdeka sendiri, oleh karena itu banyak pemberontakan meskipun masih bisa ditumbangkan. Bahkan pada awalnya ada kelompok tertentu yang ingin menjadikan Indonesia ini sebagai negara Islam, pada saat itu pengikutnya dibimbing dan disadarkan, yang tidak bisa disadarkan ya tentu ditumpas, karena sudah dianggap sebagai musuh negara.
Wah ... ya habis donk kalo begitu ? ya habis tapi suaranya aja pada saat itu. Lha sekarang terus gimana ?
ya itulah...
Mari kita melihat sejenak, kalo di daerah mintanya merdeka ya cuma minta sebagian wilayah NKRI ini, lha kalau yang mau mendirikan negara Islam itu minta semua wilayah Republik Indonesia. wah iya ... ya.....???
Lalu gimana solusinya ? Pertanyaan bagus .... kata pak Dhe.
Ya solusinya pemerintah harus tegas. Tapi tegas yang bagaimana ya....? Kata orang-orang pintar dibidang hukum untuk bertindak tegas payung hukumnya kurang atau bahkan belum ada, lha nanti yang mau tegas ya kena HAM alias hak asasi manusia. Lha habis mau gimana ya? Lho tapi semboyan dari TNI kan jelas ingin menjaga persatuan dan keutuhan NKRI ya harusnya kalau negara ini sudah terancam ya laksanakan aja semboyan itu. Lho tapi TNI nanti ya kena HAM lagi .... gimana ... ?  Ya rakyatnya kalau gitu, tapi rakyat yang mana ? Lha yang setia pada NKRI donk, lalu bekerja sama dengan aparat negara. Lha nanti rakyatnya juga kena HAM. Yo biar HAMnya ngadili semua rakyat yang cinta NKRI dan aparat. Wah.... nekat itu namanya. Lho lebih nekat siapa ? orang yang mau merebut NKRI atau orang yang mau mempertahankan NKRI ? Tapi negara kita kan negara hukum....
Lha dari pada nanti perang saudara ? koq bisa....?
Lha antar yang ingin negara Islam dan yang menolak aja pasti udah saling serang, nanti daerah-daerah yang semula minta merdeka so pasti juga meneriakkan merdeka, lha kan bubar jalan Indonesia, tambah repot yang akan mencari solusi, padahal daerah-daerah yang semula minta merdeka itu kebanyakan mereka punya perwakilan di luar negeri. Lha kalo luar negeri juga membantu mereka, payah kan ...?? Lho tapi luar negeri kan tidak boleh ikut campur tangan urusan dalam negeri. Iya kalo dalam negeri aman, lha kalo dalam negeri kacau, lalu mereka menggunakan situasi kekacauan atau orang menyebut mancing ikan di air keruh... kan bisa aja. Dan berbagai kemungkinan yang sebelumnya tidak kita pikirkan muncul dan tidak bisa diatasi, repot to ...??!
Inipun bukan situasi yang masih dini, bahkan kalao dibilang sudah terlanjur basah, kalau pemerintah tetap diam saja yach .... Apakah mungkin Indonesia ini akan bosah-baseh ....???
Waduh ... negeriku yang kucintai, negeriku yang elok nan rupawan, apakah wajahmu akan tercoreng-moreng oleh arang yang menghanguskan ...?
Mengapa sih bisa begitu ? katanya menurut mereka : keadilan tidak ditegakkan, banyak pengangguran alias kemiskinan semakin bertambah, pembangunan tidak merata, banyak pejabat yang hanya memikirkan kantongnya sendiri, dan seterusnya dan sebagainya. Wah ... wah .... wah, gimana cara nyelesaikan segudang permasalahan itu ? ndak tau lah ... mari bertanya pada rumput yang bergoyang .... ho...ho...ho...
Lho lha ... terus lucunya dimana .... ?
Yaitu kejadian baru kemarin aja orang Indonesia itu suka melupakan. Yo itu sih tidak lucu ...... !
Justru disitu lucunya ... koq tidak lucu ! Gimana to ....??
Gini lho waktu awal merdeka kelompok mereka udah minta untuk jadi negara Islam tapi di tolak oleh Bapak-bapak pendiri negeri ini, bahkan dengan genderang perang. Tapi ditengah perjalanan kelompok mereka masih menginginkan itu, bahkan akhir-akhir ini jadi sudah sekitar menjadi-jadi lagi setelah berjalan 66 tahun merdeka. ya namanya coba-coba siapa tau berhasil, namanya aja usaha.....?! Tapi kan lucu wong tau sejarahnya koq tidak mau tau. Mbok yo sudah mari kita bergandengan tangan, bahu membahu membangun negeri yang ada ini. Terus dho ibadah yang khusuk-khusuk agar ibadah kita diterima gek nanti masuk surga sama-sama, gak usah dho gontok-gontokan, biar aman, damai, sejahtera. Kita nikmati bersama kemerdekaan yang sudah ada ini. Lha tapi banyaknya masalah itu lho .... ! Ya itulah hidup, selagi kita masih hidup tentu akan banyak masalah ...!!! ya to .... ? orang yang takut masalah itu berarti kan takut hidup.
Lalu .... ?? ya mari kita selesaikan masalah kita sama-sama, kita hadapi tantangan hari esok dengan bertepuk dada nich .... aku orang Indonesia bisa menciptakan karya yang luar biasa. Nah ... gitu, cinta tanah air. Jangan dihanguskan tanah air ..... ya to ....???!!!! "ben ayem tentrem gemah ripah loh jinawi". Lho iya to ....??!!! Mari kita songsong hari esuk dengan lebih baik, itu baru semboyan yang punya semangat hidup ! Jangan ogah hidup = tidak mau punya masalah .....! Ya ...nggak ....???